10 PERUSAHAAN TERTUA DI DUNIA YANG MASIH BEROPERASI SAMPAI SEKARANG
Sejumlah perusahaan di dunia berusia sangat tua dan masih bertahan hingga saat ini. Beberapa perusahaan tersebut telah sukses melewati tantangan perubahan zaman, bahkan ada yang usianya mencapai ribuan tahun. Disini saya akan menjabarkan 10 perusahaan tertua di dunia, berikut ini:
I. KONGO GUMI
1. Berawal dari tiga orang imigran Korea
Pada sekitar abad ke-6 Masehi, agama Buddha sedang berkembang dengan begitu cepat di Jepang. Bahkan, para penguasanya juga mendukung penyebaran tersebut. Untuk mendukung penyebaran tersebut dan karena tidak ada yang berpengalaman membuat sebuah candi Buddha, otoritas setempat mengundang tiga orang pembuat candi terkenal asal Korea, salah satunya adalah Shigemitsu Kongo.
2. Berdiri pada tahun 578
Setelah berhasil membangun satu candi di Osaka bernama Shitenno-ji, yang hingga sekarang masih ada, Shigemitsu melihat peluang untuk membuat bisnis konstruksi candi. Pada tahun 578, Shigemitsu memutuskan untuk membangun perusahaannya dengan nama Kongo Gumi.
3. Dari Restorasi Meiji hingga bom atom
Kongo Gumi berhasil melewati berbagai bentuk guncangan mulai dari krisis politik, perang dunia, hingga bencana alam. Pada tahun 1800-an, Restorasi Meiji menghendaki untuk membumihanguskan ajaran Buddha di Jepang, namun Kongo Gumi berhasil tegap berdiri. Pada tahun 1945, Kongo Gumi juga berhasil tegak bertahan dari dua kali bom atom yang melanda Hiroshima dan Nagasaki. Bahkan, perusahaan tertua di dunia ini juga berhasil selamat dari krisis ekonomi yang melanda Jepang pada tahun 1980-an.
4. Bertahan dengan berbagai inovasi
Kemampuan bertahan Kongo Gumi sangat mengagumkan. Salah satunya adalah ketika masa perang dunia pertama dan kedua terjadi, Kongo Gumi tak hanya menjadi perusahaan pembuat candi, tetapi juga pembuat peti mati. Tak hanya itu, ketika masa-masa krisis, perusahaan ini berhasil melakukan berbagai inovasi. Ketika Kongo Gumi tak lagi melihat kayu sebagai material yang mampu bertahan dari berbagai ancaman mulai dari gempa bumi, api, hingga perang, Kongo Gumi berhasil berinovasi dengan membuat metode konstruksi baru menggunakan beton.
5. Bertahan selama lebih dari 14 abad
Financial Times
Setelah tak lagi bisa bertahan dari utang masif sebagai akibat dari krisis yang menimpa Jepang pada tahun 1980-an, Kongo Gumi kini adalah anak perusahaan dari Takamatsu Construction Group setelah dibeli pada 2006 lalu. Sebelum perusahaan tersebut akhirnya berpindah kepemilikan, Kongo Gumi masih memiliki 100 karyawan dan pendapatan tahunan mencapai USD 70 juta atau Rp1,1 triliun pada tahun 2006.
Meski tak lagi berdiri sebagai perusahaan sendiri, Kongo Gumi tetaplah perusahaan konstruksi candi hingga saat ini.
II. NISHIYAMA ONSEN KEIUNKAN
Memang sebelumnya hotel tertua diklaim adalah Hoshi Ryokan Hotel di daerah Komatsu, prefektur Ishikawa(718). Tetapi baru-baru ini Guiness World Record baru saja mengumumkan Hotel Tertua di dunia berubah, tetapi masih ada di Jepang, yakni Nishiyama Onsen Keiunkan,(705). Berikut ulasannya ,
Berbeda dengan “Hoshi Ryokan Hotel (718)”
761
Sejarah :
Nishiyama Onsen Keiunkan merupakan penginapan yang dulunya diklaim didirikan oleh Fujiwara Mahito,putra dari Fujiwara Kamatari, pengawal terdekat Kaisar Tenji (626-671).
Letak :
di daerah Hayakawa, di prefektur Yamanishi
Keunikan :
Merupakan Hotel bersejarah sejak abad ke 8. Yang lebih hebat lagi, Hotel ini ( Nishiyama Onsen Keiunkan ) dinobatkan oleh Guinness World Records sebagai Hotel tertua di Dunia , yakni sejak tahun 705 M, yang mana sebelumnya dipegang oleh hotel di jepang pula, yakni Hoshi Ryokan Hotel (718 M). Tentu saja setelah itu, banyak wisatawan mancanegara yang tertarik ke sana baik untuk menginap atau cuma melihat-lihat.
Tetapi ternyata tidak selamanya kejayaan itu tetap berada di singgasana. Gempa berkekuatan super besar pada tanggal 11 Maret 2011 di Jepang telah merubah segalanya. Di satu sisi masih banyak orang penasaran dengan Hotel tersebut, di sisi lain banyak yang membatalkan penginapan , apalagi untuk turis domestik. Hal ini tentunya sangat merugikan pihak pengelola.
Tetapi pihak pengelola tidak diam saja. Presiden direktur Nishiyama Onsen Keiunkan ” Yuji Fukuzawa ” optimis hotelnya akan bisa berkembang pasca tragedi dan tetap mempertahankan pengakuan yang didapat dari Guinness World Records. Bahkan beliau bermaksud menambah rekor baru berkaitan dengan hotelnya, yakni adanya Sumber Air panas dengan Volume air terbesar tiap menitnya. Pada tahun 2005 pihaknya menggali sedalam 888 m di bawah tanah, dan menghasilkan 1630 liter air dengan temperatur 52 derajat celcius tiap menitnya.Sungguh luar Biasa.., Semoga Rekor baru bisa tercatat.
Statement Pak Yuji Fukuzawa selaku generasi ke 52 pengelola hotel ini:” Ini adalah cara yang terhormat. Kami ingin mempertahankan kelangsungan peninggalan budaya asli jepang melalui Hotel ini”
Bagaimana kepemimpinan yang berorientasi kepada orang lain dijalankan dalam perusahaan ini ?
Presiden direktur saat ini, Yuji Fukazawa . Diresmikan pertama kali pada tahun 705, Nishiyama Onsen Keiunkan juga termasuk perusahaan tertua ketiga di Jepang.
Hotel ini sudah lama berdiri dan sampai sekarang masih ada , hotel ini secara turun temurun dari 1 generasi ke generasi lain berdiri , tentulah memerlukan kepemimpinan yang membuat hotel ini masih ada , kepemimpinan yang menjaga keharmonisan dengan orang lain terutama kepada pegawai yang bekerja dalam suatu perusahaan menjadi faktor yang mendukung hotel ini bisa berjalan sampai sekarang. Dari generasi 1 ke generasi lain pastilah hotel tersebut mempunyai pedoman atau prinsip yang membuat generasi selanjutnya bisa menjaga hotel ini dengan baik . Dibantu dengan adanya karyawan karyawan yang saling bekerja sama dengan atasannya menciptakan hubungan kekeluargaan yang harmonis
III. KOMAN
Sennen-no Yu Koman adalah ryokan (penginapan atau hotel tradisional Jepang) di Kinosaki, yōgo Onsen, kota Toyooka, prefektur Hyōgo, wilayah kansai di Jepang. Kinosaki adalah area seluas 12,04 mi². Pada tahun 2005, ia digabungkan menjadi kota Toyooka yang diperluas dan pada Oktober 2010, distrik Kinosaki memiliki perkiraan populasi 3.778. Namun, di kota kecil ini, terdapat hotel tertua kedua di Jepang (yang tertua adalah Nishiyama Onsen Keiunkan, hotel sumber air panas di kota kecil di Prefektur Yamanashi di barat daya Tokyo)
Koman didirikan pada 717 sehingga tahun 2017 ini sebenarnya adalah ulang tahunnya yang ke-1300. Ryokan ini didirikan oleh Gonnokami Hiuke. Dia bermimpi tentang empat Dewa yang mengatakan kepadanya bahwa dia harus tinggal di sana sejak saat itu dan seterusnya untuk melindungi keturunannya. Dalam mimpinya, para dewa mengatakan kepadanya bahwa dia harus tinggal di lokasi itu untuk melindungi keselamatan keluarganya dari generasi ke generasi. Oleh karena itu, ia membangun kuil untuk para Dewa di lokasi hotel dan keturunannya kemudian membuka pemandian di Kinosaki Onsen di dekatnya. Saat ini hotel tradisional Jepang, yang berarti memiliki pemandian umum dan kamar dengan tikar tatami, adalah salah satu perusahaan tertua di dunia.
IV. HOSHI RYOKAN
Hōshi Ryokan terletak di Ishikawa Prefecture dan tercatat telah berdiri sejak tahun 718 A.D atau sekitar 1300 tahun yang lalu. Karena telah berdiri selama lebih dari 1.300 tahun, hotel yang kental dengan budaya tradisional Jepang ini dinobatkan sebagai hotel tertua di dunia oleh Guinness Book of World Record, lho.
Pada awalnya, Hōshi Ryokan didirikan di area sekitar Awazu Onsen oleh seorang biksu bernama Taicho Daishi. Awazu Onsen adalah sebuah pemandian air panas alami, yang dipercaya membawa banyak manfaat seperti menyembuhkan penyakit dan membuat kulit menjadi mulus. Kemudian, sang biksu memberikan amanat kepada muridnya yang bernama Garyo Hōshi untuk menjaga dan mengelola penginapan ini secara turun-temurun. Dan saat ini Hōshi Ryokan dikelola oleh Zengoro Hoshi, yang merupakan generasi ke-46.
Hotel Mewah yang Kental dengan Budaya Tradisional Jepang
Saat sedang berlibur dan mengunjungi negara yang memiliki budaya unik seperti Jepang, Anda sudah pasti wajib menginap di hotel yang menawarkan fasilitas dan tampilan yang kental dengan budaya tradisionalnya. Sebagai hotel tertua di dunia, Hōshi Ryokan masih konsisten menjaga identitasnya sebagai hotel yang menawarkan berbagai fasilitas mewah tapi tetap menonjolkan budaya tradisional Jepang yang kental.
Saat datang, setiap pengunjung akan langsung menerima jamuan minum teh dan memakai yukata, pakaian tradisional Jepang yang bisa dipakai saat sedang berada di dalam hotel. Penginapan yang memiliki lebih dari 100 kamar dan mampu menampung kurang lebih 450 pengunjung ini, menyediakan beragam fasilitas yang jarang bisa Anda dapatkan di tempat lain. Sebut saja Awazu Onsen, di sana Anda bisa berendam di kolam pemandian air panas alami sambil menikmati pemandangan yang sejuk dan suasana yang tenang. Dijamin tubuh dan pikiran Anda akan rileks saat berada di pemandian air panas ini.
Selain itu, ada hal lain yang tak kalah unik dan menarik dari Hōshi Ryokan ini, yaitu bangunan-bangunannya yang diberi nama menggunakan nama musim yang ada di Jepang, seperti shinshun no yakata (musim dingin), haru no yakata (musim semi), natsu no yakata (musim panas), dan aki no yakata (musim gugur). Selain menawarkan tempat dan fasilitas yang unik sekaligus menarik, Hōshi Ryokan juga menyediakan hidangan khas Jepang yang dijamin akan membuat Anda ngiler! Salah satunya ada menu andalan Keiseki Course, yang merupakan satu set hindangan mewah yang dibuat oleh seorang master chef menggunakan bahan-bahan seperti seafood dan sayuran dari daerah setempat.
Banyaknya fasilitas menarik yang ada di hotel ini, dijamin akan membuat Anda betah dan pulang dengan tubuh maupun pikiran yang fresh. Tak usah khawatir atau takut merasa bosan, karena hotel ini juga menawarkan fasilitas free wifi, tempat olah raga tenis meja, lounge, bar dan juga tempat karaoke. Wah, dengan fasilitas dan tampilannya, sudah pasti Anda mulai tergoda ikut berkunjung dan menginap di hotel ini, bukan? Untuk bisa menginap di sini Anda perlu merogoh kocek setidaknya USD 350 atau setara Rp5.215.700 setiap malamnya. Dengan harga tersebut Anda sudah bisa menikmati fasilitas pemandian air panas, upacara minum teh, makan pagi dan makan malam.
V. SEANS BAR
Menjadi spot buat melepas penat, bar menyimpan banyak sekali kisah dan sejarah mulai dari bangunan hingga elemen yang terdapat di dalamnya. Sangat sulit menerka kisah sebuah bar hanya dari tampak muka saja. Bila kamu ingin menggali sesuatu yang lebih dalam tentang sebuah bar, kamu harus merasakan terlebih dahulu aura ketika masuk ke dalam bar tersebut, memesan minuman beserta kudapan, melakukan toasting bersama para sahabat, lalu bertukar cerita di dalam bar tersebut.
Berbicara mengenai bar, terdapat sebuah bar yang dinobatkan sebagai bar tertua di Eropa oleh Guinness World Records pada 2004, yaitu Seans Bar. Sebelum melihat apa yang ada di dalam bar tersebut, bagi kamu yang belum memiliki Qraved App, segera download aplikasinya untuk mendapatkan informasi menarik lainnya seputar dunia kuliner.
Sejarah dari Seans:
Sekitar tahun 900 hiduplah seorang pria bernama Luain Mac Luighdeach. Diketahui bahwa ia mendirikan sebuah penginapan dekat dengan "Ath Mor - The Great Ford". Penginapan itulah yang sekarang dikenal sebagai Sean's Bar! Luain bertindak sebagai pemandu bagi para pelancong.
Sean's Bar memiliki sejarah yang terperinci dan terdokumentasi sejak awal berdirinya di tahun 900. Selama renovasi pada tahun 1970, dinding bar ditemukan terbuat dari anyaman yang berasal dari abad kesembilan. Koin-koin kuno yang dicetak oleh berbagai tuan tanah untuk barter dengan pelanggan juga ditemukan di Seans. Dinding dan koin-koin dipajang di Museum Nasional, dan beberapa peninggalan tersebut ditinggal di Seans sebagai "pendongeng" bagi para pengunjung bar ini.
Apa yang ada didalam Bar ini:
Kekuatan nuansa bar akan kejayaan Eire di abad ke-9 masih bisa kamu rasakan ketika melangkah masuk ke dalam bar ini.
Sean Bar, seperti yang dikenal saat ini, adalah bangunan dari zaman kuno yang selama bertahun-tahun telah membangun reputasi di seluruh dunia untuk atmosfernya, bar tua, perapian terbuka, lantai tertutup serbuk gergaji dan dinding yang ditutupi dengan banyak artefak kuno. Sean penuh dengan karakter hebat dan pelanggan internasional datang untuk mendengarkan musik dan lagu tradisional Irlandia.
Bahkan santer kabar bahwa pada tahun 1980, musisi terkenal Boy George sempat memiliki bar tertua ini. Namun sang pemilik bar, Donovan menampik kabar tersebut dan mengatakan bahwa hal tersebut hanyalah mitos.
VI. THE BINGLEY ARMS
Terletak di Bardsey, utara Leeds, Inggris, The Bingley Arms bukanlah pub biasa. Memiliki taman belakang yang rimbun dan jauh dari keramaian, pub tersebut telah tercatat di Guinness Book of Records sebagai pub tertua di Inggris.
The Bingley Arms semula bernama The Priests Inn. Kedai bir ini memiliki sejarah yang diketahui yang berasal dari tahun 953 Masehi, saat Simson Ellis membangun bagian tengah bangunan.
Namun, bukti lain menunjukkan bahwa The Priests Inn didirikan jauh sebelum All Hallows Church terbentuk, yaitu sekitar tahun 950 Masehi. The Priests Inn adalah tempat populer untuk beristirahat bagi para pendeta Katolik. Penginapan ini berada di jalur utama antara Kirkstall Abbey dan Abbey di St Mary's, York.
Rumah singgah tersebut kemudian digunakan untuk makan oleh orang-orang asing yang melakukan perjalanan jauh, sedangkan bangunan sebelahnya digunakan untuk mengistirahatkan kuda mereka.
Sekitar tahun 1000 Masehi, The Priests Inn menjadi pengadilan dan tempat untuk menyiksa para terdakwa. Mereka diseret ke persimpangan jalan, di seberang gereja.
Di dalam cerobong asap, di bagian utama bangunan itu, ada dua lubang pendeta (priest holes) yang berasal dari tahun 1539 Masehi. Di sini, para pendeta Katolik bersembunyi untuk menyelamatkan diri setelah Pembubaran Biara (Dissolution of the Monasteries) oleh Raja Henry VIII.
Pada tahun 1780 Masehi, The Priests Inn berganti nama menjadi The Bingley Arms, setelah diambil alih oleh Lord Bingley.
Dengan sejarah panjangnya, tak mengherankan jika The Bingley Arms memiliki banyak kejadian menyeramkan selama bertahun-tahun.
Kini, kedai bir tersebut menawarkan sisi keindahan lain. Selain sebagai tempat minum bir, The Bingley Arms juga disulap menjadi restoran. Pernah, tempat ini memenangkan penghargaan Yorkshire Evening Post Restaurant of the Year.
VII. STIFTSKELLER ST. PETER
Stiftskeller St. Peter di Austria. (The Vintage)
Restoran St. Peter, atau dikenal sebagai Stiftskeller St. Peter, adalah restoran tertua di Eropa Tengah yang berasal dari tahun 803.
Stiftskeller St. Peter ditemukan di jantung Salzburg, kota tua Austria, St. Peter's Abbey. Tempat ini telah menyajikan makanan tradisional selama lebih dari 1200 tahun.
Stiftskeller St. Peter adalah salah satu restoran terbaik di Salzburg dan terkenal dengan suasana elegannya. Desain era victorian lekat dengan nuansa yang terletak di restoran ini.
Rumor menyebut, keluarga Wolfgang Amadeuz Mozart pernah makan di sini dan komposer Michael Hayden pernah tinggal di lantai atasnya pada 1760-an. Sementara, penyair dan penulis lagu tanpa nama Abad ke-14, Monk of Salzburg, menuliskan nama Stiftskeller dalam syairnya pada tahun 1370.
Sampai sekarang, Stiftskeller tetap menarik minat banyak turis. Mereka penasaran lantaran mendengar kabar bahwa tokoh-tokoh terkenal dunia pernah mampir ke sana.
Selama berabad-abad, Stiftskeller adalah tempat pertemuan para pangeran, uskup, pedagang dan warga negara terkemuka. Beberapa keputusan atau kegiatan historis penting, seperti yang kita ketahui sekarang, mungkin telah terjadi di dalam tembok tua ini.
VIII. STAFFELTER HOF
Staffelter Hof adalah keluarga kilang wain, kilang penyulingan dan rumah tetamu terletak di bandar kecil Kröv, yang ada di Daerah Bernkastel-Wittlich daripada Rhineland-Palatinate, Jerman.
Sejarah
Nama Staffelter Hof, asalnya milik biara penghasil anggur, bergerak sejauh 862 dan oleh itu adalah salah satu syarikat tertua di dunia. Dokumentasi bertulis pertama dari biara Staffelter Hof terdapat pada dokumen asal yang kini terdapat di arkib bandar (Arkib de l'État à Liègedari Liège, Belgium. Tanah milik Dinasti Carolingian (580–876 IKLAN), yang tersebar sejauh Kröv dan seterusnya rumah kilang anggur semasa, disumbangkan ke biara untuk bekerja sebagai sumber pendapatan. Harta ini dimiliki biara hingga terbentuknya Kod Napoleon pada tahun 1804. Pada tahun 1805 tanah di Kröv dibeli oleh Peter Schneiders pada tahun 1773 Taler. dan kemudian diturunkan 7 generasi kepada Jan Matthias Klein, pembuat arak semasa yang mengambil alih dari ayahnya, Gerd Klein, pada tahun 2005
Perniagaan semasa:
Rumah tetamu
Pada tahun 1960 rumah tamu sekarang didirikan yang terdiri daripada 4 bilik double dan 6 pangsapuri, semuanya kini dikendalikan oleh Hildegunde (Gundi) Klein, isteri Gerd Klein, dan ibu Jan Klein.
Penyulingan
Penyulingan di harta tanah ini didirikan sekitar tahun 1890 oleh Kilian Klein, Datuk Gerd. Setiap tahun schnaps dihasilkan dari trester atau marc, hefe (ragi lees), mirabell, ceri, epal, pir dan plum serta beberapa minuman keras buatan sendiri.
Pengeluaran wain
Terdapat 10 hektar kebun anggur milik Staffelter Hof, ini terletak di Paradies, Kirchlay, Letterlay, Steffensberg, dan terakhir Dhron Hofberger terletak di Neumagen-Dhron yang ditambahkan ke harta pusaka dari keluarga Gundi setelah dia berkahwin dengan Gerd. Kesemua 10 hektar ditukarkan ke ladang anggur organik pada tahun 2011-2014 dan harta tanah dicapai pensijilan organik pada tahun 2014.
Varieti anggur
Putih 90% daripada jumlah pengeluaran
Riesling 85% daripada hasil panen, Rivaner (sebelumnya dikenali sebagai Müller Thurgau) 11%, Sauvignon Blanc 3% (ditanam 2010), Gelber Muskateller Gelber Muskateller (ditanam 2012) 1%
Merah 10% daripada jumlah pengeluaran
Pinot noir 45%, Pemangku Raja 30% dan Frühburgunder 15%
Wain
Staffelter Hof menghasilkan tiga peringkat wain, iaitu Wappenwein - Heraldic Wines, Signatureweine - Signature Wines, Motivweine - Wolf Wines. Anggur ini kering hingga manis, berkilau (termasuk tangan ganti rugi kaedah tradisional Sekt), mawar, putih dan merah.
IX. GENDA SHIGYO
Didirikan pada tahun 771 masehi, atau 21 tahun setelah Dinasti Syailendra memulai pendirian Candi Buddha di tanah Hindu Jawa pada tahun 750 Masehi.
Adapun Genda Shigyo bergerak di bidang kertas untuk upacara keagamaan, mizuhiki.
Mizuhiki adalah kertas warna-warni yang dilipat untuk membentuk untaian seperti tali atau kabel.
Mungkin hanya itu saja informasi yang bisa saya dapatkan tantang 10 perusahaan tertua didunia. Kurang lebihnya mohon maaf jika ada informasi yang saya dapatkan tepat kurang tepat dan lengkap.
X. TANAKA-IGA
Tanaka-Iga Butsugu adalah syarikat Jepun yang menghasilkan Buddha barang, termasuk butsudan kuil yang ditempatkan di banyak rumah tradisional Jepun. Ini adalah salah satu syarikat tertua di Bumi, yang ditubuhkan pada abad kesembilan dan beroperasi secara berterusan sejak. Perusahaan yang berlokasi di Kyoto, Jepang ini meskipun memiliki umur yang begitu panjang, kini tak lagi menggunakan kertas untuk desainnya, tetapi sudah memakai komputer. Syarikat ini menghasilkan objek yang canggih dan mahal dan kini menggunakan Model komputer 3-D mengenai barang-barang yang kompleks sebelum pengeluaran, seperti mezbah dan kuil perabot lain.
Sejarah
Pada sekitar tahun 885 M., Tanaka-Iga didirikan di Jepun. Kerana usia, ia adalah barang agama Buddha tertua yang menjual. Pada masa ini, ia berpusat di bandar Jepun Kyoto di Manjuji Nishinotoin di Shimogyo-ku. Presiden generasi ke-70 adalah Masaichi Tanaka.
Comments
Post a Comment